Oleh-Oleh IWAPI dari Ajang New York Fashion Week

JawaPos.com – Ajang tahunan yang begitu bergengsi, New York Fashion Week (NYFW) 2017 telah usai. Kini banyak hasil dan kesuksesan yang dibawa pulang oleh para desainer tanah air. Tak mau ketinggalan, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jakarta Selatan tampil memukau di acara tersebut.

Para anggota IWAPI itu di antaranya Julie S Laiskodat, Adinda Moeda, Emylia Maisa, dan Yurita Puji. Mereka tampil di Couture New York Fashion Week dan di panggung Nolcha, bahkan tampil di kedua panggung tersebut. Keempat desainer ini tampil dengan tema Colors of Indonesia, yang menampilkan koleksi dari keindahan alam dan keunikan dan keragaman budaya Indonesia.

“Kali ini sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jakarta Selatan kami tentu bangga sebagai perwakilan yang ikut di ajang Couture New York Fashion Week 2017,” kata Ketua IWAPI Jakarta Selatan, Julie S Laiskodat, Rabu (20/9).

House of Shiloh karya tanah air menghadirkan koleksi tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan desain motif yang unik dan trendi. Label ini ikut berperan dalam menyiapkan bahan baku yang diolah oleh Yurita Puji untuk tampil di panggung Nolcha. Desainer House of Shiloh, Adinda Moeda mengaku optimis karya yang ditampilkan bisa bersaing di skala internasional.

“Saya optimis dengan menciptakan karya-karya yang kreatif dan inovatif dapat bersaing dengan industri fesyen nasional maupun internasional,” ujar Adinda.

Penampilan dari busana-busana nan cantik ini didukung oleh aneka kreasi aksesori koleksi Miss Mysa. Tak lengkap rasanya penampilan pagelaran busana tanpa aksesori.

Bahan-bahan yang digunakan khusus untuk panggung Nolcha baik mutiara maupun lempengan lapis emas berasal dari Indonesia, hasil karya para perajin lokal. Sedangkan untuk pagelaran buana di Panggung Couture (Sulam Karawo) menggabungkan material lokal dan internasional. Hal itu ntuk membedakan aksesori di panggung Couture dengan dengan Nolcha, namun tetap memberikan ciri khas Indonesia.